Sabtu, 28 Mei 2011

ESTIMASI MELALUI PERSAMAAN DALAM REGRESI DUMMY

Tujuan menggunakan regresi berganda dummy adalah memprediksi besarnya nilai variabel tergantung/dependent atas dasar satu atau lebih variabel bebas/independent, di mana satu atau lebih variabel bebas yang digunakan bersifat dummy. Variabel dummy adalah variabel yang digunakan untuk membuat kategori data yang bersifat kualitatif (data kualitatif tidak memiliki satuan ukur), agar data kualitatif dapat digunakan dalam analisa regresi maka harus lebih dahulu di transformasikan ke dalam bentuk Kuantitatif. contoh data kualitatif misal jenis kelamin adalah laki-laki dan perempuan, harus di transform ke dalam bentuk Laki-laki = 1 ; Perempuan = 0. atau tingkat pendidikan misal SMA dan Sarjana, maka diubah menjadi SMA = 0 ; Sarjana = 1, skala yang terdiri dari dua yakni 0 dan 1 disebut kode Binary, sedangkan persamaan model yang terdiri dari Variabel Dependentnya Kuantitatif dan variabel Independentnya skala campuran : kualitatif dan kuantitatif, maka persamaan tersebut disebut persamaan regresi berganda Dummy. Dalam kegiatan penelitian, kadang variabel yang akan diukur bersifat Kualitatif, sehingga muncul kendala dalam pengukuran, dengan adanya variabel dummy tersebut, maka besaran atau nilai variabel yang bersifat Kualitatif tersebut dapat di ukur dan diubah menjadi kuantitatif.

Berikut akan dijelaskan mengenai bagaimana cara menggunakan persamaan estimasi yang telah di peroleh melalui analisa regresi berganda Dummy, ingat ada tiga variabel yang digunakan dalam persamaan model yakni : variabel Gaji merupakan variabel kuantitatif, variabel Gender terdiri dari 0 : perempuan dan 1 : pria ; variabel Pendidikan terdiri dari 0 : SMA dan 1 : Sarjana (variabel Gender dan Didik adalah variabel kualitatif) dan variabel yang terakhir adalah variabel Usia merupakan variabel kuantitatif.

Persamaan Estimasi yang telah di peroleh adalah:

Gaji = 128,859 + 30,016 gender + 28,629 didik + 1,396 usia
(angka-angka dalam persamaan estimasi ini diperoleh melalui analisa regresi berganda Ancova yang telah dijelaskan lewat tutorial artikel sebelumnya).

Bagaimanakah estimasi gaji yang diterima seorang laki-laki (kode 1) yang berusia 42 tahun dengan pendidikan terakhir adalah Sarjana (kode 1) ?
jawabnya adalah :
Gaji = 128,859 + 30,016 ( 1 ) + 28,629 ( 1 ) + 1,396 ( 42 )
Gaji = 128,859 + 30,016 + 28,629 + 58,632
Gaji = Rp. 246,136,00

Sebaliknya jika seorang perempuan (kode 0), pendidikan Sarjana (kode 1) dan berusia 28 tahun, berapa estimasi Gaji yang diterimanya ?

Gaji = 128,859 + 30,016 ( 0 ) + 28,629 ( 1 ) + 1,396 ( 28 )
Gaji = Rp. 196,576,00

Jika seorang laki-laki dan perempuan, pendidikannya sama-sama Sarjana dan usianya juga sama-sama 35 tahun, siapa yang lebih banyak mendapatkan Gaji ? estimasinya sebagai berikut :

Gaji = 128,859 + 30,016 ( 0 ) + 28,629 ( 1 ) + 1,396 ( 35 ) = Rp. 206,348,00 ( gaji perempuan )
Gaji = 128,859 + 30,016 ( 1 ) + 28,629 ( 1 ) + 1,396 ( 35 ) = Rp. 236,364,00 ( gaji laki-laki )

Melalui estimasi berdasar Gender di atas dapat diketahui bahwa Gaji yang diterima karyawan berjenis kelamin laki-laki lebih banyak dibandingkan gaji yang diterima oleh karyawan berjenis kelamin perempuan.

Sekian tutorial mengenai regresi berganda Dummy, sampai jumpa pada tutorial tentang regresi berganda yang lainnya pada artikel berikutnya.

Jumat, 27 Mei 2011

REGRESI BERGANDA ANCOVA


REGRESI LINIER BERGANDA ANCOVA

■■ REGRESI BERGANDA ANCOVA:

Menurut pendapat Harry Moetriono yang disampaikan pada pelatihan alat analisa penelitian tahun 2006 di Universitas Narotama Surabaya, yang dimaksud regresi berganda ancova adalah sebuah persamaan model regresi di mana variabel bebas terdiri dari skala campuran yakni interval, ratio dengan nominal atau kategorik, sedangkan variabel tidak bebas berskala ratio atau interval. Dengan demikian sebuah analisa regresi berganda ancova, terdiri dari variabel dengan skala yang berbeda-beda antara variabel bebas dengan variabel tidak bebas.
Untuk memberikan ilustrasi mengenai analisa regresi berganda ancova berikut disajikan data mengenai gaji, gender, pendidikan, usia dan bidang pekerjaan sebagai berikut (data hanya ditampilkan sebagian saja) :
Dengan model persamaan di atas akan dicoba untuk dianalisa apakah ada pengaruh signifikan variabel bebas terhadap variabel tidak bebas yakni variabel gender, pendidikan, usia dan bidang pekerjaan terhadap gaji. Pada intinya analisa regresi linier berganda model ancova tidaklah jauh berbeda dengan analisa regresi linier berganda model ordinal seperti yang telah dijelaskan pada bab 5, hanya skala penyajian data saja yang berbeda pada analisa regresi linier berganda ancova.

■■ MEMBENTUK PERSAMAAN MODEL:
Sebelum analisa dilakukan, terlebih dahulu kita bentuk persamaan model untuk regresi berganda ancova sebagai berikut :


Dimana : Y = Bo + B1.X1 + B2.X2 + B3.X3 + e

Y = gaji yang diterima pekerja
X1= persamaan gender
X2= tingkat pendidikan
X3= usia pekerja
ßo = konstanta regresi
ß1, ß2, ß3, = koefisien regresi
e = variabel pengganggu

Dari persamaan model di atas, kita mencoba untuk mengetahui dan mengukur apakah variabel persamaan gender, tingkat pendidikan, usia pekerja dan bidang pekerjaan mempunyai pengaruh signifikan terhadap penetapan gaji yang dibayarkan kepada pekerja dan berapa besar determinasi (sumbangan/kontribusi) variabel bebas terhadap variabel tidak bebas.

PENYAJIAN HASIL ANALISA:
(LIHAT TABEL DI ATAS)
Dari rekap hasil analisa regresi di atas, dapat disusun persamaan estimasi dalam bentuk :

Ỷ = 128.859 + 30.016 X1 + 28.629 X2 + 1.396 X3

INTERPRETASI:

Penjelasan yang dapat diberikan dari tabel 6.2 di atas yakni dapat diketahui bahwa hubungan antara ketiga variabel bebas : gender, tingkat pendidikan, dan usia pekerja adalah positif terhadap variabel gaji pekerja, artinya variabel gaji pekerja memiliki keterkaitan secara linier dengan gender, tingkat pendidikan dan usia pekerja. Hal ini mengandung makna bahwa penetapan gaji pekerja tergantung pada gender, tingkat pendidikan dan usia pekerja. Sedangkan secara linier hubungan di atas dapat diuraikan melalui tanda aljabar pada masing-masing koefisien regresi yakni : jika X1 ditingkatkan sebesar satu satuan unit maka hal ini akan berdampak meningkatnya gaji sebesar 30.016 satuan dan variabel lain dianggap konstan, demikian pula untuk variabel kedua yakni tingkat pendidikan yakni jika tingkat pendidikan naik sebesar satu satuan unit maka hal ini akan berdampak meningkatnya gaji sebesar 28.629 satuan dan variabel lain dianggap konstan dan terakhir untuk variabel ketiga usia pekerja jika meningkat satu satuan unit maka akan diikuti oleh meningkatnya gaji sebesar 1.396 satuan dan variabel lain dianggap konstan. Melalaui persamaan estimasi dapat digambarkan bahwa perubahan atau variansi gaji pekerja sangat tergantung dari perubahan atau variansi ketiga variabel bebas dalam persamaan model. Sehingga dapat dikatakan arah hubungan ketiga variabel bebas terhadap variabel gaji adalah positif.
Hubungan secara global antara ketiga variabel bebas dengan variabel gaji adalah 0.869 arah hubungan positif dan sangat kuat.

Jumat, 25 Februari 2011

REGRESI LINIER BERGANDA

Regresi linier berganda adalah sebuah analisa untuk memvalidasi kontribusi atau kekuatan variabel [independent] X1, X2, X3,..Xn terhadap kekuatan variabel Y [dependent. satuan hitung variabelnya adalah kuantitatif atau rasio, artinya setiap variabel yang dimasukkan ke dalam model regresi linier tersebut, telah memiliki satuan hitung sendiri dan satuan hitung tersebut tidak dapat di rubah. untuk validasi hasil analisa regresinya [berganda] maka digunakan alat yang disebut Uji Asumsi Klasik artinya hasil analisa regresi linier berganda benar-benar sesuai dengan konsep B.L.U.E yakni Best, Linier, Unbiased dan Estimator. untu lebih jelasnya, mari simak contoh [video tutorial] analisa regresi linier berganda yang disajikan oleh Mas Mukti A.

Selasa, 22 Februari 2011

REGRESI DUMMY

Dalam mempelajari regresi, sering kita menjumpai dan berurusan dengan data yang sifatnya kualitatif seperti : gender, persepsi, pilihan produk dll. analisa regresi dapat digunakan untuk menganalisis data tersebut, namun perlu diperhatikan beberapa persyaratan yakni data yang sifatnya kualitatif harus di trasformasikan menjadi bentuk kuantitatif, sebelum di analisis menggunakan model regresi. contoh data yang bentuknya kualitatif adalah gender karena hanya memiliki dua kemungkinan yaitu laki-laki dan perempuan. agar data gender dapat dianalisis menggunakan model regresi maka kita harus mengubah data gender menjadi bentuk kuantitatif yakni laki-laki misalnya diberi kode 1 dan perempuan diberi kode 0 atau sebaliknya, bentuk data yang seperti ini [hanya memiliki dua kemungkinan] kita namakan variabel Dummy, untuk lebih lengkapnya, simak tutorial mengenai regresi Dummy, yang disajikan oleh Mas Mukti A.

Senin, 21 Februari 2011

KAPASITAS


Pernah terbayang di benak anda ingin punya usaha? Atau ingin mengembangkan usaha lebih baik lagi ? atau anda ingin join dengan teman dan ikut menjalankan usaha ? pertanyaannya adalah seberapa mampu dan kuat anda melakukannya ? sebuah usaha apapun bentuknya, baik manufaktur atau jasa, sangat tergantung pada input yang menyertai usaha tersebut. Selain faktor kemampuan dan kekuatan internal, usaha dapat dijalankan dengan baik jika memiliki kapasitas yang memadai dalam jangka panjang. Jika kapasitas terganggu maka usaha yang dijalankan juga ikut terganggu. Yang dimaksud kapasitas disini apa saja sebenarnya ? antara lain :

1. Kapasitas SDM yang menjalankan usaha tersebut, apa dia memiliki kemampuan dan kekuatan sesuai jenis usaha yang dijalankannya, kemampuan dan kekuatan dapat di update melalui beberapa sumber, misal : kegiatan seminar/workshop, pelatihan, surat-kabar, radio, televisi, klub sosial dan jangan lupa yang terakhir adalah Internet, selama seorang individu mendapatkan informasi yang berguna dari beberapa sumber tersebut maka individu tersebut akan senantiasa mampu meningkatkan kemampuan dan kekuatan dirinya dalam menjalankan usaha. Mengingat komunikasi dan informasi bagian yang tidak dapat terpisahkan dengan kegiatan usaha,

2. Kapasitas suplier, bagi perusahaan manufaktur, suplay bahan baku menjadi bagian yang paling krusial dalam kegiatan proses produksi barang, misal industri sepatu, industri roti, industri meubel, industri farmasi dan lain-lain. Seberapa mampu suplier menjamin pasokan bahan baku pada industri, sangat tergantung pada ketersediaan bahan baku tersebut. Semakin melimpah berarti semakin mampu, semakin terbatas jumlah bahan baku, berarti cenderung semakin tidak mampu atau terkendala,

3. Kapasitas produksi, semakin besar permintaan, berarti semakin kuat dan banyak jumlah barang yang harus diproduksi. Mampukah industrinya memenuhi permintaan tersebut? Sangat tergantung pada kekuatan internal [suplay dana] dan kekuatan eksternal [jumlah bahan yang bisa di suplai], belum lagi kemampuan mesin yang digunakan untuk proses produksi. Berapa kemampuan per menit atau kemampuan per jam dalam mencetak barang. Jadi, kapasitas produksi sangat bergantung pada pasokan bahan baku dan kemampuan mesin. Jika dijalankan secara Labour Intensive maka sangat bergantung pada kemampuan [kesanggupan] pekerjanya. Misal : kemampuan developer dalam menghasilkan unit rumah.

4. Kapasitas pasar, artinya seberapa kuat pasar menyerap barang atau jasa yang dihasilkan, sangat bergantung pada jumlah barang substitusi, harga jual, distribusi dan daya beli konsumennya. Juga bergantung pada seberapa tinggi daya guna dan nilai tambah barang atau jasa di mata konsumen.

5. Kapasitas distribusi dan delivery, bagi perusahaan industri, pengiriman barang atau distribusi sangat bergantung sarananya, biayanya, jarak tempuhnya dan pasarnya [tempat menjual barangnya].

6. Kapasitas modalnya, jika barang semakin laku dipasar, pasti perusahaan akan berusaha memrpoduksi lebih banyak lagi, jika produksi ditingkatkan maka pemakaian bahan baku juga meningkat, pasokan suplier juga harus meningkat dan modal yang digunakan untuk membeli bahan baku juga meningkat, jika modal sebuah perusahaan terbatas jumlahnya maka perusahaan tersebut akan mengalami kendala dalam meningkatkan produksinya. Karena jumlah bahan baku yang terbatas.

Jadi dalam proses pengembangan usaha, apapun jenisnya, sangat bergantung pada dua hal yakni : kemampuan beli [daya beli] konsumen, kemampuan supplier dalam memasok bahan baku, barang setengah jadi atau barang jadi/finishing goodnya. Di satu sisi suplier mampu memasok bahan dengan baik dan kontinyu, di sisi lain konsumen ajeg dalam membeli produknya maka dua kondisi ini sangat membantu dalam proses pengembangan usaha dalam jangka panjang. Jika satu sisi saja terganggu, maka perusahaan cenderung bisa kolaps/bangkrut. Jika usaha atau perusahaan yang dijalankan sangat berhubungan dengan kemajuan dan perkembangan teknologi, maka kemampuan perusahaan untuk adopsi teknologi sangat berperan serta kemampuan perusahaan dalam upgrade SDMnya dalam menguasai teknologi yang dipakai dalam proses produksi barangnya. Misal: perusahaan otomotif, elektronik, vendor handphone, pabrikan/perakitan notebook dan produk-produk elektronik yang berhubungan dengan teknologi lainnya.

Dalam mengembangkan usaha, satu faktor penting tidak mungkin dapat diabaikan adalah kapasitas. Jadi, bagaimana kapasitas dapat terpenuhi secara kontinyu dan baik ke depan, maka selama itu juga usaha/perusahaan akan mampu bertahan untuk dijalankan. Bagaimana dapat mengembangkan usaha, wirausaha jika pasokan bahan, pasokan barang jadi dan pasokan sumber daya terbatas?? Bagaimana dapat mengembangkan usaha jasa jika teknologinya terbatas, kemampuan SDMnya terbatas dan daya beli konsumennya terbatas? Astra Internasional berkembang karena kapasitas, Pertamina dapat maju pesat karena kapasitas, PT. [Persero] PLN menjadi produktif karena kapasitas, individu menjadi terkenal karena kapasitas.

Senin, 14 Februari 2011

REGRESI LINIER SEDERHANA


Bila satu variabel tidak bebas atau variabel terikat (independent variable), tergantung pada satu atau lebih variabel bebas atau variabel tidak terikat atau peubah bebas (dependent variable) maka hubungan antara dua variabel (dua besaran) tersebut dapat di cirikan melalui persamaan matematik (statistik) yang disebut model regresi. Model regresi dapat dibedakan menjadi dua yakni:

a. Regresi Linier Sederhana, yakni regresi yang memiliki hanya satu varibael X.

b. Regresi linier Berganda, yakni regresi yang memiliki lebih dari satu variabel X.

Model

Ciri model regresi selalu di buat dalam bentuk persamaan, yang menggambarkan interaksi antara variabel X dengan varibael Y, untuk model persamaan regresi linier sederhana dapat disajikan sbb:

Y = bo + b1.X1 + e

dimana :

Y = variabel dependent/terikat

bo = konstanta regresi, sebuah besaran yang memiliki nilai konstan/tetap

b1 = koefisien regresi, yakni sebuah besaran yang dijadikan nilai penduga variabel X.

e = nilai variabel error, sebuah kekuatan yang ada di luar persamaan regresi yang dibentuk.

variabel Y dan variabel X berisikan observasi (data) yang wujudnya selalu berpasangan yaitu (y1i;x1i), (y2i;x2i), (y3i;x3i), (y4i;x4i) dst.

Sedangkan persamaan estimasi (taksiran) yang diperoleh dari hasil analisa dapat disajikan sebagai berikut:

Ŷ = bo + b1 X

Melalui persamaan estimasi, nilai variabel Y di estimasi (diukur dan ditentukan) berdasar nilai rata-rata variabel X melalui formulasi yaitu : X dikali b1 + bo

Hipotesis

Pengujian hipotesis (Hipo=dugaan ; Tesis=jawaban/kebenaran), jadi hipotesis artinya jawaban yang masih perlu diuji kebenarannya, pengujian hipotesis untuk menentukan/memastikan, apakah variabel X berhubungan/berinteraksi secara signifikan (nyata) dengan variabel Y atau variabel X apakah memiliki daya/pengaruh secara linier (garis lurus) terhadap variabel Y. adapun bentuk pengujian hipotesis sbb:

Ho = 0 artinya tidak ada hubungan linier antara variabel bebas dengan variabel tidak bebas / terikat

Ha ≠ 0 artinya ada hubungan linier antara variabel bebas dengan variabel tidak bebas / terikat

Selain menguji modelnya, dalam regresi juga di uji koefisiennya yaitu disebut sebagai uji t student atau uji t atau uji parsial. Uji ini bertujuan untuk memastikan apakah variabel bebas memiliki keberartian terhadap variabel Y. Bentuk pengujian hipotesis untuk koefisien regresi sbb:

Ho : bo = b artinya koefisen regresi tidak signifikan / tidak nyata

Ha : bo ≠ b artinya koefisien regresi signifikan / nyata

KRITERIA PENOLAKAN / KAIDAH KEPUTUSAN

Ho diterima jika tingkat signifikansi (Sig) > 0,05

Ha diterima jika tingkat signifikansi (Sig) <>

Sabtu, 12 Februari 2011

KREATIFITAS USAHA


Dari sebuah bisnis yang kecil dan modal pas-pas'an, akhirnya mampu meraih hasil besar, usaha kecil yang dijalankan secara individu merupakan muara sebuah kreatifitas dari seorang individu, kenapa seseorang mau berkreatifitas ?? satu alasan adalah karena mereka ingin 'survive' dalam hidupnya dan tidak menggantungkan diri pada angan-angan. banyak contoh yang dapat kita lihat untuk kreatifitas seorang individu, misal : di perumahan Magersari Indah Sidoarjo, seorang korban lumpur Lapindo, berkreasi dalam hidupnya yakni membuat kerajinan rumah (Handycaft) berbahan baku kaca, berbagai bentuk benda dia buat mulai dari yang ukuran kecil hingga besar, semua berbahan baku kaca (yang konon bahan kaca tersebut di import dari negera Jepang), dari utak-atik yang dilakukannya, terciptalah hasil karya yang luar biasa artistiknya, mampu mempunyai nilai tambah dan nilai jual yang tinggi, karena mengandung nilai seni, dari hasil Handycraft tersebut pengusaha / pengrajin ini mampu memperoleh penghasilan antara Rp. 30 juta sd Rp. 45 juta sebulannya. contoh lain, di jalan Ngagel Mulyo Surabaya, ada seorang ibu membuat kerajinan tangan (usaha kecil) kotak perhiasan yang bagian luarnya dihiasi daun kering, awalnya coba-coba akhirnya menjadi suatu yang sangat menjanjikan dan mampu memberi penghidupan. hasil karyanya telah mendapatkan Hak Patent dengan nama Karya Daun, luar biasa !! bahkan hasil karya ibu ini telah tembus ke negara-negara di benua Eropa dan sangat disukai. contoh lain lagi, seorang pemuda, berhasil membuat kerajinan tangan menggunakan bahan baku Batok Kelapa, hasil kerajinan yang dicipta adalah bentuk miniatur benda-benda / barang yang ada di sekeliling hidup kita, misal : miniatur Becak, Dokar, Perahu Layar, Vespa/sepeda motor dan sebagainya, padahal kita semua telah tahu bahwa batok kelapa biasanya digunakan untuk Arang buat bakar sate, dengan sentuhan tangan dingin dan sedikit seni maka berubahlah batok kelapa menjadi sesuatu yang memiliki seni, yang dapat membuat orang tersenyum dan ingin membelinya. sesuatu yang sepele (batok kelapa) mampu memberikan hasil besar bagi kehidupan seseorang, apa yang dapat kita simpulkan dari tiga cerita nyata di atas, yakni seseorang untuk bisa sukses dalam hidupnya, dia harus punya 1) kemauan untuk berubah, 2) berani mencoba sesuatu 3) ada kegigihan/keuletan, dan 4) akhirnya hal yang awalnya coba-coba berubah menjadi kenyataan dan kesuksesan. menjadi orang sukses tidak bisa dicetak melalui pendidikan, namun sukses adalah sebuah keberanian yang muncul dari dalam diri seseorang, orang yang tidak pernah mempunyai keberanian dalam hidupnya, adalah orang yang selalu jauh dari kesuksesan, dan orang-orang tipe ini tidak pernah mampu meraih keberhasilan. dia selalu berjalan pada sesuatu yang biasa-biasa bukan pada sesuatu yang luar biasa.

Senin, 13 Desember 2010

HIPNOSIS


Beberapa tahun terakhir ini hipnotis perlahan namun pasti mulai menjadi ilmu baru yang tenar di Indonesia. Mulai dari stage of hipnosis yang diramaikan di dunia televisi maupun hypnotherapy yang digunakan untuk terapi psikis manusia.

Jika menilik artinya menurut Kamus Encarta, hipnotis atau hipnosis memiliki makna : Suatu kondisi yang menyerupai tidur yang dapat secara sengaja dilakukan kepada orang, dimana mereka akan mendapatkan respon pada pertanyaan yang diajukan dan sangat terbuka dan reseptif terhadap sugesti yang diberikan oleh hipnotis. (Hipnotis adalah orang yang melakukan hipnosis) Mungkin banyak kalangan awam yang masih menafsirkan hipnosis atau hipnotis, adalah sebuah cara untuk memaksa orang melakukan sesuatu kepada orang lain. Akan tetapi, berdasarkan literatur yang ada dapat disimpulkan Hipnosis sebenarnya adalah ilmu yang mempelajari kekuatan fikiran bawah sadar melalui proses komunikasi efektif. Ketika Hipnosis telah menjadi ilmu sugesti yang mampu menjadikan apa yang difikirkan menjadi realita, tentunya hipnosis pun akan menjadi kekuatan yang luar biasa ketika diutilisasi dalam komunikasi sehari-hari. Quantum Persuasion adalah utilisasi pola bahasa hipnosis menuju komunikasi yang efektif dan efesien. Sehingga mempermudah tujuan komunikasi yang diharapkan menjadi kenyataan. Quantum Persuasion juga menjadi sarana mepererat komunikasi antara individu dalam suatu organisasi sehingga mewujudkan perkataan Baiknya komunikasi menunjukkan baiknya organisasi. Metode Quantum Persuasion sebagai komunikasi efektif tidaklah semata terkait dengan kemampuan individu-individu untuk melawan gejolak masalah internal mereka semata, seperti nervous, tidak percaya diri, masalah ketakutan, dan lain-lain tetapi juga ditentukan dengan bagaimana informasi yang disampaikan dapat diterima efektif oleh lawan bicaranya. Berawal dengan membentuk hubungan yang akrab melalui teknik Rapport mempercepat informasi dapat diterima oleh penerima informasi. Seperti yang telah dipaparkan sebelumnya, bahwa Suksesnya ORGANISASI bergantung dengan suksesnya KOMUNIKASI, dan suksesnya KOMUNIKASI bergantung dengan suksesnya menggunakan Linguistic yang tepat dalam PEMBICARAAN sehingga tidak semata Bahasa Kata yang terucap dari lisan namun juga Bahasa Rasa yang akan menyentuh hati lawan bicara. Quantum Persuasion menjadi sarana yang tepat untuk penguatan ilmu komunikasi yang telah dimiliki menjadi sempurna sehingga dengan suksesnya komunikasi pun menjadi landasan utama menuju suksesnya Organisasi. Dengan Quantum Persuasion, misunderstanding atau salah paham yang sering terjadi semakin mudah teratasi, informasi yang mengalir pun semakin cepat dan akurat ditangkap oleh sang penerima informasi.

Kamis, 04 November 2010

MENULIS ADALAH SEHAT


Tugas utama seorang dosen adalah mengajar (pendidikan), melakukan penelitian dan kegiatan pengabdian masyarakat, namun jika tri dharma di atas dirangkum menjadi satu, intinya setiap dosen harus rajin menulis. Dalam pengajaran berarti setiap dosen harus terbiasa (merajinkan diri) untuk mau dan bersedia menulis, apa saja yang ditulis? Menulis komponen pengajaran terdiri dari SAP, Kontrak perkuliahan, GBPP, Rencana Perkuliahan dan Evaluasinya, serta segala sesuatu yang berkait dengan pengajaran/pendidikan. Sedangkan untuk kegiatan penelitian dosen juga harus pandai menulis, apa yang ditulis? Menulis Proposal penelitian, Laporan Penelitian dan Jurnal Penelitian atau Jurnal Ilmiah. Dan seterusnya…

Biasakanlah diri kita menulis, apapun yang bisa ditulis dan bermanfaat bagi Civitas Academika, apakah artikel, modul, bahan ajar, buku teks atau buku ajar, karena melatih diri menulis bahan-bahan akademik tersebut akan membuat diri kita terbiasa (bukan malah menjadi beban dan tangisan) dalam kegiatan pengajaran dan perkuliahan. Apalagi sekarang jaman internet (atau jaman speedy) kalau dikampus jaman wifi, alat untuk menulis yaitu laptop/notebook sudah bukan barang mahal lagi, sudah semakin murah harganya. Jadi tidak ada alasan bagi seorang dosen untuk bermalas-malasan, dengan mengemukakan berbagai macam alasan bahwa menulis itu susah atau dengan mengatakan saya tidak bakat menulis. Menulis itu bukan bakat tetapi kemahiran tersebut lahir dari sebuah latihan secara kontinyu. Angkatlah materi kuliah yang kita asuh apapun mata kuliahnya menjadi sebuah artikel mini, bahan ajar, modul, buku teks atau buku ajar. Jika sudah terbiasa, maka semua itu bukan beban lagi dan malah bikin kita hepi dan yang lebih penting menulis membuat pikiran dan jiwa kita menjadi sehat. Jangan menjadi seorang dosen bersedia (baru mau menulis) jika dipaksa-paksa atau diancam-ancam, tentu itu tidak sehat bagi semuanya, mari bangkitkan rasa sadar untuk mulai menulis.  Menulis dapat dianggap ibadah, karena dengan dan melalui tulisan (buku, modul, artikel dan sebagainya) akan mendatangkan info dan pengetahuan bagi masyarakat atau orang lain yang membacanya. Nah bagus bukan?? Seseorang yang terbiasa ber-internet, sudah tentu menulis bukanlah sesuatu yang sulit bahkan sebaliknya dapat dianggap mudah, namun bagi seseorang yang tidak terbiasa ber-internet, maka menulis dapat menjadi sebuah musibah besar dan menjadi beban pikiran bahkan dapat menjadi sebuah tangisan dalam hati yang memilukan. Jadi singkat kata : dosen identik dengan tulisan berarti dosen harus pandai menulis, apapun kondisinya, apapun alasannya. Sekarang jaman serba praktis, tidak ada sesuatu yang terasa sulit lagi. Berbeda dengan sepuluh tahun yang lalu, semua masih sebatas angan-angan.

Jika seorang dosen tidak memiliki hobi menulis, lantas bagaimana dia mampu memintarkan anak didiknya (mahasiswanya) ? sekali lagi menulis adalah sebuah pekerjaan yang menyehatkan pikiran, nurani dan jiwa. Jika telah selesai menulis, maka masukkan ke dalam Blogg anda, nah pasti ada manfaatnya karena dibaca oleh banyak orang. Bagaimana siap ?? ayo kita mulai dari sekarang.

Jumat, 15 Oktober 2010

MUSIM BALAP MOTOGP 2011

Menghadapi musim balap tahun 2011, ada pergeseran kekuatan dalam masing-masing tim yang terlibat dalam kegiatan race tersebut, mengingat beberapa pembalap ‘saling tukar tempat’ dalam beberapa tim, ambil contoh Casey Stoner tahun 2011 akan membalap untuk tim Honda, Stoner tentunya tidak akan mau tampil ‘biasa-biasa’ di tahun 2011 bersama Honda, dia akan berusaha membuat motor RCV24 nya tampil kesetanan, lebih unggul dan optimal dibanding motor sejenis di tahun 2010 dan sudah tentu lebih kompetitif bertarung dengan motor-motor yang lain.

Sedangkan tempat Casey di Ducati akan diambil oleh sang Maestro motoGP siapa lagi jika bukan Valentino Rossi, sebaliknya di kubu Ducati, Rossi akan berusaha membuat motor Ducatinya tampil lebih garang dengan performa yang lebih maksimum, mengingat prestasi Ducati belum merata kekuatannya di semua sirkuit. Alhasil point yang diperoleh drivernya kurang maksimum/kurang memuaskan. Rossi tak akan tinggal diam menghadapi musim balap 2011, karena motor yang dikendarainya ‘beda’ sudah tentu akan berusaha habis-habisan untuk meningkatkan ‘speed’ Ducati sehingga lincah di tikungan dan cepat di track lurus. Dengan menggunakan Ducati maka performa Rossi akan diuji kembali di lintasan balap motoGP. Apakah dia akan berpeluang merebut tahta juara dunia untuk tahun 2011. Kita tunggu saja penampilannya.

Ben Spies, seorang pembalap muda berbakat dari Amerika Serikat, yang telah sukses mengantarkan Yamaha sebagai juara dunia SuperBike tahun 2009 lalu. Ketangguhan pembalap muda ini akan dijajal oleh Yamaha di balap motoGP 2011, mengingat tahun 2011 Ben Spies akan bergabung bersama tim Yamaha, satu tim bersama Jorge Lorenzo yang telah sukses menjadi juara dunia motoGP 2010. Jika Ben Spies menunggangi motor yang lebih baik performanya, sudah tentu penampilannya akan berubah, mengingat motor YZF-M1 yang akan dipakai Ben Spies adalah motor yang ditunggangi Rossi selama balap motoGP 2010. Bisa jadi Ben Spies akan menjadi rival kuat Rossi di setiap lintasan balap. Tentunya kondisi ini akan menjanjikan pertarungan lebih seru di musim balap 2011.

Bagaimana dengan Jorge Lorenzo, satu gelar juara dunia telah direbut. Akankah penampilan Lorenzo mampu memberikan tontonan yang lebih menarik di motoGP 2011 ?? karena di tahun 2011, Lorenzo akan lebih berjuang ekstra keras untuk mempertahankan gelar juara dunianya, kenapa ? sekarang Ben Spies telah memdapatkan motor yang lebih bagus performanya di Yamaha, tentunya Ben Spies punya harapan juga meraih gelar juara dunia di motoGP. Selain itu Rossi besar kemungkinan akan sembuh total dari cedera bahunya, tentunya kondisi tersebut akan membuat penampilan Rossi menjadi lebih prima, demikian pula dengan Stoner, dengan performa motor Honda, dia tidak akan merelakan gelar juara dunia motoGP tahun 2011 diambil dengan mudah oleh pembalap lain.

Seperti apa peta kekuatan pembalap tahun 2011 yang sebenarnya, kita tunggu dengan sabar musim balap motoGP berikutnya di tahun 2011. Semoga pertarungan berjalan lebih seru.

Jumat, 08 Oktober 2010

GRATEFULL HELL


I do not know when to begin, and who started it is not too clear. Clearly, there are many people being very long for heaven and hell very scared. From small children to the elderly, from the village to the city, mostly miss the heaven and the fear of hell. Honestly it must be admitted, so I've long hit by homesickness and such fears. Cuman, after browsing the aisles contemplation of life with a certain depth, it seems that we humans have for too long pampered by cradle of heaven, and be scared by the threat of hell. To then lost two golden opportunities in life. The first golden opportunity, people lose enormous strength named sincerity. The second golden opportunity, it is through the forging of the forging of hell-the dreaded (read: problems) then humans so strong and powerful. The conception of heaven-hell, as we know, does have a lot of benefit. Cuman, as the face of any duality, the conception of heaven-hell makes not a few people and then "trade" with life. As a result, people lose sincerity as a life force. There is a story about a village that does not work cut the big tree disturbing. Due to various equipment not managed to make the fallen tree, this tree is suspected of being attended with certain metaphysical forces. Dicarilah the oracle who can help. Apparently, there is a simple-looking man who can cut trees with chainsaws were normal. The last person had just cut the tree beginning with the sentence which reads: "with sincerity before God, nothing that can not be done". It turned out that the performance of simple people this sounds to many places. In addition because of admiration society, also because she had received a large gift. On the other side of the village which has a similar problem and then call him. And after cutting the tree with the same techniques and tools, it turns out many times only lead to failure. Nothing has changed, he said after repeatedly failing, apparently eliminating gift sincerity! It's just a story, but worth contemplating if sincerity is not the source of weakness. He is a kind of power in that can make people be so powerful. Inspired by many Sufi stories, as well as from the poems of Gibran and Rumi, as well as quality leaders who are still in power when the body is called the dead by doctors, sincerity has become a strong theme of life long ago. Made a second golden opportunity lost by the conception of heaven-hell, are the forces that can be presented by everyday life full of "hell". Problems, temptations, challenges, the issue is a series of things feared by many people as they scare the hell. The less face like this present hell, the better for the fans paradise. Apparently life and tells another story. As ever spoken nicely by M. Scott Peck in The Road Less Travelled, those who scare the hell turned out to be a human grow weak and flabby. Some even affected by mental illness is pathetic. In the early part of this inspirational book Scott Peck writes the "This tendency to Avoid Suffering emotional problems and inherent in Them is the primary basis of all human mental illness?". The tendency to run away from problems and suffering is the fundamental principal of a mental condition that is not too healthy. Reflecting from here, hell is not as bad as the shadow of many people. In the layers deeper clarityHell is a place of purification. A place where the garbage of life processed into useful fertilizers. Call everyday problems such as dimarahin boss. A moment in question was made angry, but anger is making a strong boss. Or have a fussy wife asked for forgiveness, he was deliberately present to make the husband to be patient. Similarly with other issues. What is clear, run away from problems is easy for a while, but it brings long-term negative impact. Scott Peck's argument borrows ibid., likes to run away from problems and responsibilities is the main characteristic of human beings affected by the disease character disorder. More than just a mental illness earlier, challenges and real problems are similar to ladders of maturity and ripeness. The higher and the great thing is, it means his life is being stepped foot in a place that is also high. Heaven (read: happiness) is a beautiful air and fresh life, but he seemed much more beautiful and fresh if a person has been through hell ladders Similar to the Yin-Yang circle that in the split second, initially there was a clear and distinct difference between heaven and hell. It contains the smiles of Heaven, Hell contains crying. However, the levels of clarity, insulation and the separator was gone. Joys and sorrows, tears, smiles, success, failure is just the flow of life that comes with their respective roles. Just like the day that changed the night and vice versa, every turn of runs quiet and serene. And do not forget, the quality of life within this can only be achieved by man steeped in the essence of gratitude to the existence of hell. [By Gede Prama/03-04-2008]

Selasa, 05 Oktober 2010

KAMPUSPRENEUR


Salah satu esensi dari sebuah proses pendidikan adalah menjadikan mahasiswa sebagai subyek. Satu faktor komponen yang menunjukkan keberhasilan proses pendidikan tersebut adalah berubahnya mental mahasiswa, menjadi personal yang lebih berani, lebih terbuka, lebih haus kemajuan, punya rasa ingin tahu yang tinggi, tidak kenal lelah, dan memiliki softskill yang cukup untuk merubahnya dirinya sendiri menjadi sesuatu yang lebih baik dari kondisi sebelumnya. Perubahan mental ke arah positif mampu tercipta apabila proses kuliah yang digeluti setiap mahasiswa setiap hari mampu memicu / menstimulasi pencapaian perubahan tersebut. Model perkuliahan dengan metode lawas (lama) harus berganti dengan metode yang lebih baik (learning by process and learning by self), yakni sebuah proses yang mampu memberikan ‘jalan’ kepada para peserta didik / mahasiswa agar bisa menemukan ‘cara’ merubah dirinya (mentalnya) dalam jangka panjang ke depan, tentunya ini merupakan ‘modal’ utama bagi mahasiswa setelah lulus agar bisa berubah dan merubah kehidupannya menjadi lebih baik dari kondisi sebelumnya, bukan kondisi yang stagnan. Yang sering terlupakan dalam proses pendidikan tinggi di negara kita adalah ‘apakah tujuan utama melaksanakan / memberikan sebuah proses pendidikan kepada mahasiswa?’ dan kondisi apa yang kita harapkan mampu diraih / diciptakan oleh mahasiswa setelah lulus dari proses pendidikan kelak?’ ada yang mengatakan (para ahli pendidikan) bahwa merubah mental mahasiswa dalam sebuah proses pendidikan jangka pendek (3-4 tahun) adalah dengan cara Kognitif, Afektif dan Psikomotorik. Namun ketiga aspek tersebut belum mampu dijabarkan dengan baik pada saat perkuliahan berlangsung, sehingga tujuan pendidikan pada diri mahasiswa belum menampakkan hasil / berhasil dengan cukup baik.

Perbaikan mutu pengajaran perlu terobosan dalam hal cara yang selalu berubah menjadi baik, bukan hanya konten belajarnya saya, namun metode atau cara juga harus berubah, yang harus dirubah bukan hanya kurikulum saja namun proses dan kegiatan pembelajaran di kelas juga harus selalu berubah sesuai perkembangan lingkungan eksternal mahasiswa. Sehingga proses pembelajaran di kelas akan memiliki interelasi cukup nyata dengan kehidupan mahasiswa di luar kelas / lingkungan eksternal mahasiswa sehari-hari. Jika ini dicapai maka proses perkuliahan yang di ikuti mahasiswa akan mampu memberi ‘nilai tambah’ pada kehidupan dirinya sendiri setelah lulus kelas.

Banyak program pelatihan enterpreneur diberikan kepada mahasiswa dan berjalan dengan baik namun tidak di ikuti dengan bagaimana memberikan bekal kepada mahasiswa agar mampu merubah dirinya menjadi seorang enterpreneur yang cukup sukses. Jika mahasiswa menjadi enterpreneur maka bekal apa saja yang minimal harus diberikan dan dimiliki untuk menghadapi dunia eksternal sesungguhnya agar mampu hidup dan berhasil saat kembali ke tengah masyarakat. Ini masih belum banyak dipikirkan oleh pelaku pendidikan selama ini. Delapan aspek yang perlu dilakukan dan disiapkan untuk menghidupkan kemampuan wirausaha pada diri mahasiswa adalah sebagai berikut :

 

1. Kecepatan.

Dengan segala percepatan perkembangan teknologi, globalisasi, dan internet, laju perubahan pun semakin cepat dari yang pernah dibayangkan. Karena itu, Anda harus bisa mengantisipasinya dan sanggup bereaksi cepat, tapi juga penuh perhitungan.

2. Kemampuan Beradaptasi.

Laju perubahan yang terjadi pada dunia internet membutuhkan bisnis yang lebih fleksibel dan adaptif dibandingkan sebelumnya. Anda harus menambah pengetahuan dan mampu menginterpretasinya, serta secara cepat merespon perubahan tersebut dimanapun terjadinya baik dalam teknologi dan kompetisi, juga pada pergantian pola pasar dan pembeli.

3. Eksperimen.

Seorang netpreneur harus bersedia mencoba ide-ide baru di pasar yang dibidiknya. Anda tidak memiliki banyak waktu atau hanya mengandalkan 'market research' yang sudah tidak up to date untuk mengevaluasi tindakan-tindakan Anda . Eksperimen dan siap bergerak cepat untuk beradaptasi dengan apa yang dibutuhkan dan diinginkan pasar kepada Anda .

4. Inovasi Yang Konstan.

Meluncurkan produk ke pasar hanyalah sebuah permulaan. Dorongan kompetisi yang tak kenal henti dan tuntutan pasar terhadap perbaikan membuat fokus bisnis pada inovasi sangat penting.

5. Kolaborasi.

Sudah menjadi sifat dari netpreneur menjadi kolaboratif. Anda tidak bisa bekerja sendiri di pergerakan dengan kecepatan seperti ini. Internet memungkinkan Anda melibatkan banyak pemilik perusahaan dalam setiap langkah. Mulai dari kelahiran sebuah produk melalui riset, pembangunan produk, pengemasan, pengiriman, support dan proses perbaikan yang terus berjalan.

6. Jadilah Penggerak Distribusi.

Tantangan nyata dari dunia bisnis saat ini adalah distribusi penyebaran merek serta identitas produk dan jasa Anda. Satu hal yang paling terasa, internet memperkecil hambatan distribusi. Untuk itu, Anda harus membangun merek dan saluran distribusi demi kesinambungan kesuksesan bisnis.

7. Fokus Pada Niche Market.

Internet menjangkau dan mendistribusi kesempatan bisnis pada pasar baru yang terbuka. Karena itu, netpreneur harus memfokuskan pada sektor pasar yang terdefinisi dengan baik -yaitu pada niche market atau pasar ceruk- agar dapat meraih posisi dominan atau menemukan pasar yang belum atau kurang terlayani. Walau kenyataannya, kesempatan yang paling menggairahkan terletak pada menciptakan pasar yang baru.

8. Jadilah Multidisipliner.

Perusahaan dalam era ekonomi baru seperti sekarang menciptakan solusi dengan mengintegrasikan berbagai disiplin ilmu seperti teknologi, content, grafis, layanan dan hubungan. Karena itu, seorang netpreneur sukses biasanya memahami berbagai disiplin ilmu [Dyah Hapsari].

Sabtu, 02 Oktober 2010

PROFESIONAL DOSEN


Sudah menjadi tradisi bahwa setiap awal tahun akademik setiap dosen diwajibkan melakukan persiapan secara akademik yang berkaitan dengan kegiatan pengajaran atau proses belajar mengajar terhadap mata kuliah yang diampunya, persiapan tersebut meliputi :

1.      Menyusun kontrak kuliah yang di dalamnya secara garis besar berisi materi / pokok bahasan 14 tatap muka yang akan diberikan kepada peserta didik / mahasiswa dan di dalamnya berisi komponen : Deskripsi matakuliah, Tujuan instruksional umum, Tujuan instruksional khusus, Kriteria penilaian mata kuliah, Metode / Bentuk perkuliahan, Bobot penilaian akhir, Referensi / bahan bacaan, Deskripsi perkuliahan selama 14 tatap muka, Manfaat mata kuliah dan penyusunan tugas untuk mahasiswa.

2.      Garis-Garis Besar Pedoman Pembelajaran (GBPP), yang berisi tentang : Nama mata kuliah, Kode mata kuliah, Deskripsi singkat mata kuliah, Tujuan instruksional khusus, Pokok bahasan, Sub pokok bahasan, Estimasi waktu pembelajaran / tatap muka dan Sumber referensi / Bahan bacaan untuk mahasiswa, GBPP dibuat sebanyak 14 tatap muka secara terpisah dan terrinci.

3.      Satuan Acara Perkuliahan yang terdiri dari : Nama mata kuliah, Kode mata kuliah, SKS, waktu untuk tiap tatap muka, TIU, TIK, Pokok bahasan, Sub pokok bahasan, Kegiatan belajar mengajar (Pendahuluan, Inti Penyajian dan Penutup), Bentuk Evaluasi pembelajaran dan Referensi / Acuan Bahan Bacaan bagi mahasiswa. Masing-masing dibuat per tatap muka secara rinci dan jelas.

4.      Silabus Mata Kuliah, di dalamnya berisikan : Nama mata kuliah, Semester, Bobot SKS, Nama mata kuliah prasyarat, Nama dosen pengasuh, Kompetensi dasar setiap tatap muka, Indikator belajar, Pokok bahasan & Sub pokok bahasan, Bentuk kegiatan pembelajaran, Media/alat pembelajaran, Alokasi waktu belajar, Evaluasi pembelajaran. Dibuat setiap tatap muka secara rinci dan jelas.

5.      Rencana Pembelajaran, bagian ini berisikan tentang : Kompetensi Mata kuliah, Kemampuan akhir yang diharapkan dari tiap tatap muka, Materi Pembelajaran, Indikator pembelajaran, dan Bobot nilai. Dibuat secara fokus untuk setiap tatap muka secara menyeluruh dalam satu semester.

6.      Implementasi Rencana Pembelajaran, yang berisi tentang pedoman dan acuan pelaksanaan secara terfokus untuk setiap tatap muka di kelas maupun di luar kelas, dengan berlandaskan pada : Standar kompetensi, Kompetensi dasar, Alokasi waktu pembelajaran, Indikator pembelajaran, Materi pokok per tatap muka, serta Langkah pembelajaran yang terdiri dari : Kegiatan pendahuluan, Kegiatan Inti Pembelajaran, dan Kegiatan penutup, termasuk model/bentuk penilaian.

7.      Evaluasi Proses Pembelajaran, mencakup dan melakukan proses penilaian tentang dosen yang mengajar mata kuliah yang dilakukan oleh peserta didik/mahasiswa mengenai : Kemampuan dosen dalam menyampaikan materi perkuliahan, Kemampuan dosen dalam menerapkan strategi perkuliahan, Kinerja dosen di kelas, serta Kesan mahasiswa terhadap dosen dalam menyajikan materi kuliah secara umum. Evaluasi dilakukan setiap menjelang UTS dan menjelang UAS.

8.      Materi Perkuliahan dengan format power point sejumlah 14 tatap muka, yang berisi pokok bahasan dan sub pokok bahasan termasuk penjelasan-penjelasan tiap sub pokok bahasan setiap tatap muka, materi perkuliahan ini harus di update setiap tahun di awal semester agar sesuai dengan perkembangan teori, perkembangan terapan dan kemutakhiran bahasan sesuai perkembangan ilmu yang melingkupinya.

Dengan dipenuhinya delapan unsur di atas, berarti seorang dosen telah secara sadar ( secara penuh tanggungjawab) melakukan persiapan secara profesional untuk mata kuliah yang diasuhnya. Mengingat paradigma baru proses pembelajaran adalah mahasiswa bukan lagi dianggap sebagai obyek tetapi dianggap sebagai subyek dalam pelaksanaan tatap muka di kelas, dosen hanya bertindak sebagai fasilitator pada kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Interaksi antara sesama peserta didik/mahasiswa diharapkan mampu menghidupkan atmosfir kegiatan belajar dikelas, melalui belajar kelompok (Group Discussion), yang tentunya akan mampu memberikan hasil yang lebih baik kepada mahasiswa dalam menempuh studi pada umumnya dan dalam menempuh mata kuliah pada khususnya.

GLOBAL WARMING



Global warming atau pemanasan bumi adalah fenomena alam yang biasa karena planet ini memang terus menghangat dan mendingin berkali-kali selama 4,65 milyar tahun sejarahnya. Bumi memiliki lapisan atmosfer yang melindunginya dari dampak radiasi sinar matahari. Setiap hari, panas matahari masuk ke permukaan bumi menembus lapisan atmosfir berupa radiasi gelombang pendek. Sebagian diserap bumi, sisanya dipantulkan lagi ke angkasa. Pada lapisan atmosfer bumi tersebut, terdapat selimut gas yang biasa disebut gas rumah kaca. Gas ini berfungsi menahan panas matahari agar tidak dilepas kembali seluruhnya ke angkasa, sehingga matahari tetap hangat. Selama bumi masih dalam temperatur 16 ºC, pemanasan bumi adalah hal yang baik. Tetapi ketika terjadi peningkatan konsentrasi gas rumah kaca yang melebihi batas normal, panas bumi akan terperangkap dan tidak bisa dipantulkan lagi ke angkasa. Dan bumi pun akan terasa semakin panas. Global warming disebabkan oleh peningkatan jumlah gas rumah kaca, yaitu karbon dioksida (CO2), metana (CH4), dinitro oksida (N20), hidro fluoro karbon (HFC), perfluoro karbon (PFC) dan sulfur heksafluorida (SF6). Ini diakibatkan oleh pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi/batu bara), penggundulan & kebakaran hutan, termasuk penggunaan pupuk kimia yang berlebihan di area pertanian.

Ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan oleh fenomena global warming ini. Di antaranya, (1) air bersih akan semakin sulit didapatkan—hanya  20% penduduk dunia yang dapat memperolehnya, (2) badai semakin sering terjadi, (3) es di kutub mencair—sehingga menyebabkan permukaan air laut naik, (4) penyakit baru bermunculan, dan (5) kita telah kehilangan lebih dari 1000 spesies hewan dan tumbuhan dalam waktu singkat.

Apa ancaman global warming bagi negara kita—indonesia? Para scientist memprediksi, (1) sekitar tahun 2022 kemungkinan air laut akan naik sekitar satu meter dan menenggelamkan 2000 pulau, (2) terumbu karang mengalami pemutihan yang mengakibatkan berkurangnya jumlah ikan secara besar-besaran, (3) pergeseran iklim, dan (4) kenaikan suhu ekstrim di beberapa daerah belakangan ini. Bagaimanapun juga, negara kita “berperan” cukup signifikan dalam fenomena global warming ini. Pembakaran hutan skala besar yang sering terjadi akhir-akhir ini telah menghilangkan fungsi “paru-paru” dunia. Lebih dari itu, asap yang dihasilkan oleh pembakaran hutan juga telah melepaskan CO2 ke atmosfir dalam jumlah yang membahayakan. Juga termasuk aksi penebangan hutan secara liar yang dilakukan oleh segelintir penduduk—negara kita tercatat sebagai negara dengan laju deforestation tercepat di dunia saat ini.

Apa yang dapat kita lakukan untuk memperlambat laju global warming? Setidaknya ada beberapa poin pokok yang dapat kita lakukan, yaitu:

Reduce energy dengan cara (1) memilih lampu dan alat elektronik hemat energi, (2) mematikan alat-alat elektronik—TV, VCD, DVD, MP3, stereo, komputer, games, dll.—saat kita benar-benar tidak membutuhkannya, (3) membuat jadwal/batas waktu penggunaan listrik, (4) mengutamakan penggunaan tangga daripada lift di kantor-kantor, dan (5) menggunakan sepeda/jalan kaki untuk perjalanan jarak dekat.

Reduce water dengan jalan (1) menutup keran air dengan rapat—saat cuci piring, buka tutup keran hanya saat membilas cucian dan  begitu juga saat sikat gigi; (2) menghemat air untuk mandi—pilih shower daripada bathtub; (3) memilih satu gelas untuk tempat minum kita setiap hari, (4) mencuci barang di bak cuci piring/ember yang sudah terisi air daripada di keran yang mengalir, dan (5) menggunakan air hujan untuk menyirami kebun/taman.

Reduce waste di antaranya dengan (1) menghemat kertas dengan menggunakan kedua sisinya, (2) mendaur ulang sampah rumah tangga menjadi kompos, (3) membuat komunitas hijau untuk menciptakan karya dari produk daur ulang, (4) memilih produk dengan kemasan minimal dan membawa tas belanja sendiri saat berbelanja, dan (5) menggunakan tissue secukupnya

Senin, 16 Agustus 2010

EKOWISATA DI BALI


Bali mulai mengembangkan dan memperluas jaringan ekowisata desa atau JED untuk memberikan keseimbangan dengan usaha wisata komersial yang lebih maju dari segi pelayanan maupun infrastruktur. "Kami tidak ingin memindahkan atau mengalihkan wisatawan ke tempat lain. Ekowisata hanya dilakukan sebagai bentuk penyeimbang terhadap ekonomi lokal, dan masyarakat kali ini sebagai subjek," kata Direktur Yayasan Wisnu Made Suarnatha sekaligus sebagai pendamping dalam JED ini di Karangasem, Jumat (4/12). Sampai saat ini baru empat model desa yang telah berkembang, yaitu Sibetan dan Tenganan di kabupaten Karangasem, Plaga di Kabupaten Badung, dan Nusa Ceningan di Kabupaten Klungkung. Pada 15 Desember mendatang akan membentuk asosiasi JED yang di dalamnya telah bersiap 20 desa yang siap untuk mempromosikan daerahnya. Ke-20 desa itu diantaranya Purboayu di Kabupaten Karangasem, Desa Les, Sudaji, Sumber Klampok dan Pemuteran yang terletak di kabupaten Buleleng. Kemudian Desa Kaliakah dan Perancak di Kabupaten Jembrana dan Desa Sekartaji, Braban, dan Angkah di Kabupaten Tabanan. "Dulu pariwisata Bali merupakan ekowisata dan wisatawan yang datang bukan hanya mencari tempat indah untuk bersenang-senang tapi bagaimana mereka mampu mendapatkan pelajaran dan pengalaman yang berharga untuk saling berbagi," kata Suarnatha. Setiap desa harus mampu mengidentifikasi kekhasannya masing-masing, sekecil apapun. Potensi ini yang harus dikemas, karena menurut survei bahwa wisatawan yang pernah ke Bali, 60 persen di antaranya akan kembali ke Bali. "Suguhan wisata yang ditawarkan tentu harus berbeda sehingga membuat mereka menjadi terkesan tiap kali datang. Ini yang harus dipikirkan supaya Bali tidak kehilangan yaitu dengan mengemas potensi itu," kata dia. Asosiasi ini juga memberikan ruang promosi berupa pamflet. Hal ini yang akan dicoba untuk dikembangkan karena Bali yang awalnya merupakan daerah ekowisata kemudian booming pariwisata massal dengan fasilitas akomodasi yang luar biasa dan justru membuat konflik dengan lingkungan. "Bali ini pulau kecil dan jangan selalu dijejali dengan hal-hal yang bersifat massa," ujar Suarnatha. Selain memberikan ruang untuk promosi, asosiasi ini juga sebagai wadah guna mendapatkan pendampingan dan secara teknis akan diberikan pelatihan bagaimana menjadi seorang pemandu wisata. Nantinya akan diberikan sertifikat untuk desa yang telah memenuhi syarat, seperti soal sanitasi, makanan, dan cara memperlakukan para wisatawan yang berkunjung. Empat desa yang sudah ada nantinya akan berbagi pengalaman dengan beberapa desa yang baru merintis ekowisata ini. JED sendiri telah membangun jaringan ke luar negeri hingga beberapa negara, seperti Thailand, Kamboja, Malaysia, dan Amerika Latin. JED ini harus membuat keuntungan lebih banyak pada masyarakat lokal karena selama ini pariwisata dikuasai pebisnis besar dan pemerintah kurang memfasilitasi. "Pemerintah lebih banyak memberikan ruang untuk investor sehingga potensi desa di Bali ini kurang terekspos," ujarnya. Dia mengakui bahwa sampai saat ini, sejak JED dikembangkan, peminatnya memang sebagian besar wisatawan mancanegara, seperti dari Eropa, Jepang, Amerika Latin, Australia, dan Amerika Serikat. Dengan perluasan JED ini, diharapkan ke depannya, akan terjadi pemerataan di sektor pariwisata dan masyarakat yang berhak mendapatkan keuntungan serta manfaat lebih besar karena merekalah yang selama ini mengelola dan memelihara daerahnya. "Persoalan atau kendala bahasa tidak terlalu penting karena nantinya akan ada penerjemah. Yang terpenting adalah masyarakat memahami potensi desanya dan bagaimana menjualnya," kata dia.

Manajer JED Gede Astana menambahkan, untuk tahun ini jumlah wisatawan yang mengikuti ekowisata sebanyak 300 orang. "JED ini tidak menitikberatkan pada jumlah karena yang terpenting adalah kualitas," ujarnya. Seperti kunjungan ke hutan di Tenganan yang dibatasi tidak boleh lebih dari 15 orang. Hal ini dilakukan untuk menjaga agar hutan tidak rusak. [www.mediaindonesia.com/Ant/OL-5]

Rabu, 28 Juli 2010

SUKSES VENDOR BLACKBERRY


Kemajuan teknologi di bidang seluler memang luar biasa, salah satu contoh produk yang memiliki nilai unik dan keunggulan adalah produk seluler bernama Blackberry, produk yang telah mewabah di mana-mana seolah tidak perlu pemasaran khusus untuk menjual produk ini dan terkesan konsumen tertarik kemudian datang sendiri, sangat luar biasa. Tidak seperti produk lain, yang membutuhkan pemasaran dengan kerja keras dan berbagai bentuk strategi agar produk tersebut laku di tengah masyarakat pengguna. Benar sekali, Blackberry memiliki keunggulan komunikasi dan interaksi dengan sesama pengguna Blackberry tanpa bantuan provider hanya dengan bantuan PIN dan anehnya sukses atau keunggulan Blackberry ini tidak mampu disejajarkan dengan keunggulan PDA yang telah lebih dahulu mewabah dikalangan penggunanya, meskipun pada intinya komunikasi Blackberry juga menggunakan produk provider. Seakan komunikasi Blackberry dapat dilakukan pada dua komunitas, komunitas Blackberry itu sendiri dan komunitas pengguna provider. Belum ada produk sejenis yang mampu menandingi produk seluler ala Blackberry, yang ada hanya cloningnya dan itupun tidak mampu meniru 100%. Suatu bentuk pemasaran yang sifatnya mampu membuat calon konsumen bersedia meniru, artinya jika satu orang menggunakan Blackberry maka yang lainnya otomatis ikut membeli dan memakai. Dalam dunia marketing hal ini tidak mudah dilakukan, sepintar apapun pemikirnya. Mengapa Blackberry sukses seperti itu, karena adanya satu keunggulan yang tidak dapat ditiru atau dimiliki vendor lain dalam menciptakan produk yang sejenis/cloning. Jika produk seluler lainnya berkomunikasi lewat bantuan provider sebagai jalur akses.

Apakah sukses pemasaran Blackberry tersebut dapat diterapkan pada produk lain di luar produk seluler ? sebuah pertanyaan yang sulit untuk dijawab, bahkan butuh pemikiran keras lebih lanjut untuk dapat menjawabnya. Namun filosofinya adalah jika ingin sukses mengembangkan produk atau jasa maka silakan meniru sukses yang dimiliki Blackberry tersebut, walaupun sebenarnya tidaklah mudah. Dalam dunia marketing, tiru meniru sudah menjadi sesuatu yang biasa, walaupun produk tiruan yang dibuat kualitasnya jauh berbeda dengan produk originalnya namun jika masyarakat konsumen bersedia memakai dan membayar maka semua terjadilah. Yang perlu dicatat disini adalah sukses Balckberry membawa berkah ‘trickle down effect’ bagi vendor-vendor lain yang telah menginspirasi untuk membuat produk sejenis walaupun tidak sama persis hasilnya. Di dunia banyak produk unggul, namun hanya sedikit saja yang memiliki kualitas bagi masyarakat banyak, mengapa demikian? Kreatifitas milik banyak orang tetapi orang yang benar-benar kreatif hanya sedikit. Dan kreatifitas itu ternyata mampu mengubah dunia.

Minggu, 25 Juli 2010

PEMANDIAN SUCI TIRTA EMPUL


Pura Tirta Empul sebagai peninggalan Kerajaan di Bali, serta salah satu dari beberapa peninggalan purbakala yang menarik untuk disaksikan dan diketahui Gianyar-Bali. Disebelah Barat Pura tersebut pada ketinggian adalah Istana Presiden yang dibangun pada pemerintahan Presiden Soekarno. Mengenai nama pura ini diambil dari nama mata air yang terdapat didalam pura ini yang bernama Tirta Empul. Dimana secara etimologi Tirta Empul artinya air yang menyembur keluar dari tanah. Maka Tirta Empul artinya adalah air suci yang menyembur keluar dari tanah. Air Tirta Empul mengalir ke sungai Pakerisan. Sepanjang aliran sungai ini terdapat beberapa peninggalan purbakala. Pendirian pura ini diperkirakan pada tahun 960 A.D. pada jaman Raja Chandra Bhayasingha dari Dinasti Warmadewa. Seperti biasa pura – pura di Bali, pura ini dibagi atas Tiga bagian yang merupakan Jaba Pura (Halaman Muka), Jaba Tengah (Halaman Tengah) dan Jeroan (Halaman Dalam). Keunikan dari pura ini pada Jaba Tengah terdapat 33 buah aliran pancoran namun sekarang tinggal hanya 31 pancuran, yang berderet mengahadap ke barat sejumlah 7 buah tetapi tinggal 5 buah yang dialiri air suci yang mana peruntukan pancuran ini adalah untuk meningkatkan aura kundalini yang ada pada tubuh kita, yang menghadap ke Selatan sejumlah 26 buah yang terbagi atas 3 tempat , masing-masing : yang pertama sejumlah 13 buah pancoran yang diperuntukan untuk menghilangkan hal-hal negative yang ada pada tubuh kita, seperti karena sakit, perasaan tidak enak atau untuk ruwatan diri, pada pancoran yang berderet 13 buah ini, pemanfaatan pancoran tersebut sebagai berikut : Sebelum kita menceburkan diri ke kolam kita harus menghaturkan sajen lebih dulu di tempat sajen yang telah ditentukan dengan maksud untuk permisi, bahwa kita akan memulai ritual pembersihan diri. Pancoran I dari paling barat tidak boleh digunakan karena pancoran ini hanya diperuntukan bagi tempat permandian dewa di Desa Bayung Kintamani, baru pancoran II sampai ke X boleh digunakan untuk menghilangkan hal-hal negatif atau membersihkan diri dengan nama – nama pancoran Penglukatan, Pebersihan dan Sudamala, sedangkan pancoran XI, XII hanya di peruntukan untuk air suci upacara Pitra Yadnya bagi umat Hindu, karenanya tidak boleh digunakan untuk melukat/ membersihkan diri , kemudian pancoran XIII kembali boleh digunakan untuk melukat atau membersihkan diri. Pada bagian Kedua atau lokasi di tengah tengah terdapat 8 buah pancoran yang diperuntukan untuk : Dua buah pancoran paling barat dari lokasi tengah ini diperuntukan untuk melukat atau membersihkan diri akibat kita kena hujat dan kena sumpah cor kemudian dilanjutkan membersihkan diri ke pancoran paling timur kea rah barat sampai di pancoran bernama Tirte Empul di lokasi tengah ini, Jadi penglukatan atau pembersihan diri berakhir pada step pancoran Tirte Empul .Pada Bagian Ketiga terdapat 5 buah Pancoran ( Pancaka Tirte )yang mana pancoran disini bukan untuk membersihkan diri seperti pancoran di bagian pertama dan kedua, pengunjung memasuki areal ketiga ini setelah selesai melakukan pembersihan diri di pancoran bagian pertama dan kedua lalu berpakaian rapi dan sopan, baru boleh memasuki areal 5 buah pancoran ini. Karena keberadaan kita di lokasi ini bermaksud menyelesaikan dengan sempurna tahapan pembersihan diri dengan melakukan persembahyangan baru kemudian diperciki air suci yang ada di 5 buah pancoran tersebut. Selain itu setiap umat di Bali bila melaksanakan suatu upacara yadnya , ritual terakhir pasti memohon air suci di areal pura Tirte Empul, hal ini bermakna bahwa upacara telah selesai dikerjakan sesuai maksud dan tujuannya. Setelah itu baru melanjutkan persembahyangan di bagian dalam pura. Nama Tirta Empul ada hubungannya dengan mitologi yaitu pertempuran Mayadenawa Raja Batu Anyar (Bedahulu) dengan Bhatara Indra. Dalam mitologi itu diceritakan bahwa Raja Mayadenawa bersikap sewenang – wenang dan tidak mengijinkan rakyat untuk melaksanakan upacara – upacara keagamaan untuk mohon keselamatan dari Tuhan Yang Maha Esa. Setelah perbuatan itu diketahui oleh Para Dewa, maka para dewa yang dikepalai oleh Bhatara Indra menyerang Mayadenawa. Akhirnya Mayadenawa dapat dikalahkan dan melarikan diri sampailah disebelah Utara Desa Tampak siring. Akibatnya kesaktiannya Mayadenawa menciptakan sebuah mata air Cetik (Racun) yang mengakibatkan banyaknya para laskar Bhatara Indra yang gugur akibat minum air tersebut. Melihat hal ini Bhatara Indra segera menancapkan tombaknya dan memancarkan air keluar dari tanah (Tirta Empul) dan air Suci ini dipakai memerciki para Dewa sehingga tidak beberapa lama bisa hidup lagi seperti sedia kala.[http://bliketut.com]

Rabu, 14 Juli 2010

RANGDA SANG PEMIMPIN


Rangda identik dengan keserakahan, identik dengan keangkara murkaan, namun sebenarnya tidak selalu demikian maknanya, rangda bisa menjadi pemimpin yang baik hati, memimpin bawahannya dengan sepenuh hati disertai penuh perhatian, Rangda seperti inilah yang langka di dunia yang tidak abadi ini. Rangda dalam pengertian ini bukanlah tamak malah sebaliknya bersikap baik hati, seorang rangda di perusahaan tentunya senantiasa memperhatikan segala kebutuhan anak buahnya/karyawannya dengan baik, karena seorang rangda adalah seorang pelayan, dia di utus oleh Tuhan untuk menjadi pelayan yang baik. Sangat memperhatikan segala kebutuhan anak buah/bawahan mulai hal sepele hingga hal yang rumit. Seorang rangda akan resah dan gundah jika melihat bawahannya sedang sedih dan merana, kadang rangda menghampiri dan bertanya : ‘ada apa hari ini dirimu terlihat susah?’, ‘apakah ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu?’ katakan apa gerangan?’. Jawab sang anak buah: ‘maaf Rangda anak saya sedang masuk rumah sakit dan tidak ada biaya untuk membeli obat?’ pikiran dan perasaan saya menjadi tidak tenang!’. Rangda berkata: ‘tenang jangan gelisah, aku akan bantu kesusahanmu, agar kau bisa merasa tenang dan senang, sehingga kembali semangat bekerja!’ jawab anak buah: ‘ooh..terima kasih Rangda yang baik hati, bantuan anda sangat berarti buat saya, sekali lagi terima kasih. Rangda berkata: ‘sudahlah jangan banyak berpikir..aku bantu dirimu sepenuh hati.

Rangda adalah seorang pelayan, dia selalu memperhatikan karyawannya dengan hati yang ikhlas, tidak banyak bicara tetapi banyak perhatian, alhasil..sang anak buah selalu semangat, dan terus bersemangat membela perusahaannya agar senantiasa survival. Rangda yang bijak, rangda yang arif, rangda yang tanggap, rangda yang penuh toleransi, rangda yang penuh rasa kemanusiaan, dan setumpuk perhatian baik lainnya. Suasana dalam perusahaan penuh canda dan tawa, tidak ada rasa murung dan cemberut, rangda telah mensirnakan kondisi tersebut dengan baik dan berubah menjadi suasana ceria dan penuh persahabatan bagi segenap karyawannya. Sikap rangda yang demikian membuat para karyawannya menjadi senang dan tidak ada perasaan tertekan. Semua sadar dengan tugasnya masing-masing dan berusaha menyelesaikannya dengan baik, karena dilandasi perasaan senang dan merasa diperhatikan. Rangda tidak suka melihat perselisihan atau pertengkaran, jika ada maka rangda selalu hadir ditengah perselisihan, kemudian berusaha keras menghentikannya, dia berusaha menjadi penengah yang baik dan menguntungkan kedua belah pihak yang sedang berselisih. Alhasil kehadiran rangda selalu ditunggu dan dirindu, karena tindakannya yang bijak serta santun. Rangda adalah seorang Nahkoda bagi sebuah kapal yang sedang berlayar, dia mampu memberi arah yang bagus bagi kapal yang dipimpinnya, mengarahkan kapal ke tujuan dengan penuh ketenangan bukan pergolakan, alhasil sang Rangda senantiasa berhasil menghindarkan kapal dari badai serta gelombang dengan aman. Laju kapalpun tidak pernah guncang seberapapun tingginya gelombang.

Rangda selalu berani memberikan petuah, walaupun dirinya kadang susah, selalu memberikan apapun yang dimilikinya dengan ikhlas, karena hidup rangda memang harus selalu berbagi dengan perasaan yang suci. Rangda optimis merasa sukses memimpin di Sekala dan Niskala. Karena manusia harus dipimpin dengan baik dan arif agar manusia bisa berbuat baik dan arif pula. Rangda pernah memberikan petuah kepada anak buahnya, dia berkata: ‘pemaksaan akan mendatangkan ketakutan, ketakutan akan mendatangkan keresahan, keresahan akan mendatangkan kemarahan, kemarahan akan mendatangkan kebencian, kebencian akan mendatangkan perlawanan, perlawanan akan mendatangkan kerusakan, kerusakan akan mendatangkan kehancuran, maka dari itu jangan melakukan pemaksaan. Dan rangda adalah seorang yang bijak, dia tidak ingin melihat sesuatu menjadi hancur dan sia-sia. Dia selalu menjaga dan merawat sesuatu untuk tetap tumbuh dan menjadi baik dan lebih baik. Kebaikan Rangda tak lekang oleh waktu, tak pupus oleh badai, tak kering oleh angin, tak hangus oleh api, tak basah oleh air. Kebaikan dan pengabdiannya senantiasa abadi dan tertancap di sanubari.

EKONOMI MERUSAK ALAM


Semua kejadian yang berhubungan dengan alam membuat manusia tidak berdaya, terutama yang berhubungan dengan cuaca. Semua sudah tahu namun tidak banyak yang sadar, bahwa rusaknya alam (hutan) di Indonesia dan dunia, ke depannya akan membawa dampak material bagi kehidupan manusia, baik secara ekonomi, sosial dan kesehatan. Dengan rusaknya hutan akan membawa dampak terjadinya peningkatan suhu yang mengarah pada pemanasan global, selanjutnya cuaca akan berubah menjadi musim panas berkelanjutan, musim hujan berkepanjangan dan seterusnya. Sudah pasti dan secara otomatis membawa masalah bagi kehidupan ekonomi manusia. Musim hujan berkepanjangan akan membawa dan merusak infrastruktur, distribusi barang, dan merusak kehidupan sektor pertanian. Hasilnya komoditi alam dan hasil bumi menjadi langka dan rusak, sehingga komoditi menjadi mahal harganya. Kenaikan harga akan memukul semua elemen masyarakat, baik kaya maupun miskin. Dampak pemanasan gobal tidak pernah disadari sama sekali oleh manusia, padahal effeknya luar biasa, cuaca menjadi tidak menentu, selalu berubah dan merusak hasil pertanian. Sedangkan masyarakat sendiri tidak terbiasa dengan dampak alam ini, yaitu kenaikan harga sembako maupun non sembako yang disebabkan sektor alam/cuaca, karena terganggunya distribusi. Sekali alam berulah maka tidak akan mampu diperbaiki lagi alam tersebut, apapun caranya. Sedangkan kesadaran manusia untuk menjaga/melestarikan alam sangat rendah dan cenderung memprihatinkan. Bahkan lebih banyak yang merusak daripada menjaga. Dalam kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya, manusia tidak dapat dipisahkan dengan alam, ini keadaan yang sangat ironis. Dan para ahli yang memiliki kompetensi di bidang alam tidak mampu berbuat banyak. Yang dapat dilakukan hanya bicara dan bicara tanpa hasil. Sekali alam rusak, kita semua pasti menerima akibatnya. Harga cabe sebiji 500 rupiah semua gempar dan bingung, padahal kelak bisa saja terjadi harga cabe sebiji 5000 rupiah. Banjir, tanah longsor, banjir rob, menipisnya sumber air bersih, telah terjadi berulang kali, semua menggerutu, hanya menggerutu, namun sekali alam berulah akan selamanya berulah dan tidak ada satu pihakpun yang mampu meredam ulah alam tersebut. Kapan manusia bersedia bersahabat dengan alam agar alam tidak merusak kehidupan manusia ? ini pertanyaan yang sulit untuk dijawab!

Senin, 14 Juni 2010

SMALL DIARY FROM WORLD CUP

One of the world's great event and enjoyed the crowd invaded the implementation of the World Cup, many positive impacts that can be of such a grand event, among others, is a promotional event products and services that take care of lives of many people, especially billion people watched the World Cup either directly and indirectly. This is a golden opportunity for entrepreneurs who are observant of any caliber utilizing this World Cup event for his business interests. World Cup is a long-awaited entertainment enthusiast many balls in all corners of the world, knows no rich countries and poor nations, all inhabitants of the world like it. supporter ball is a potential candidate for the empowered consumer in introducing certain products including service product. surely we must come to the venue for the World Cup, as a platform for exchange of goods and services which potentially create demand or sales. This is a unique marketing pattern, because only if the event World Cup terselenggaran arrived, as a tool to open markets in the long term international. Take the case of beverage products, craft products, clothing products, snack products, travel services, supplements products, shoes product,  bags and products are still many other products that have relevance to the world cup event. marketing event like this certainly will be repeated every four years. and certainly has the potential to open the world of niche markets, rather than the local market.

Not true that only large companies have products that can be 'live' in this arena, but many of the specific product at a small company can also produce 'victory' in World Cup events. we take an example, why traditional herbal products are not introduced to the audience at the World Cup event, remember not a few foreigners who likes and hobbies of traditional herbal drink made in Indonesia (Java). handicrafts from small businessmen in Indonesia, consider for a moment to transform ordinary products produced so far, a specific product associated with the World Cup, for example: key chains, hats, jackets, slippers, traditional fans, and many more. of course this will bring financial benefit that is not small. only a small businessman has not always take advantage of world cup event to event promotion of their products, including a variety of snack food products, which could create an international taste to strangers, such as: getuk, banana jam, dodol, where food can be packaged in an instant . not imagine how great results can be achieved if the promotion of this model can be established optimally. some of our state's local products of any kind opportunity to become an international product, it's just not be realized with both, by the government or employers concerned.

In a world cup event, people from all over the world trying by all means come to witness the event and spend a lot of money, regardless of them from any social class. even many of them four years earlier had saved diligently, in order to have enough money to come and watch their favorite teams directly compete.