Sabtu, 02 Oktober 2010

PROFESIONAL DOSEN


Sudah menjadi tradisi bahwa setiap awal tahun akademik setiap dosen diwajibkan melakukan persiapan secara akademik yang berkaitan dengan kegiatan pengajaran atau proses belajar mengajar terhadap mata kuliah yang diampunya, persiapan tersebut meliputi :

1.      Menyusun kontrak kuliah yang di dalamnya secara garis besar berisi materi / pokok bahasan 14 tatap muka yang akan diberikan kepada peserta didik / mahasiswa dan di dalamnya berisi komponen : Deskripsi matakuliah, Tujuan instruksional umum, Tujuan instruksional khusus, Kriteria penilaian mata kuliah, Metode / Bentuk perkuliahan, Bobot penilaian akhir, Referensi / bahan bacaan, Deskripsi perkuliahan selama 14 tatap muka, Manfaat mata kuliah dan penyusunan tugas untuk mahasiswa.

2.      Garis-Garis Besar Pedoman Pembelajaran (GBPP), yang berisi tentang : Nama mata kuliah, Kode mata kuliah, Deskripsi singkat mata kuliah, Tujuan instruksional khusus, Pokok bahasan, Sub pokok bahasan, Estimasi waktu pembelajaran / tatap muka dan Sumber referensi / Bahan bacaan untuk mahasiswa, GBPP dibuat sebanyak 14 tatap muka secara terpisah dan terrinci.

3.      Satuan Acara Perkuliahan yang terdiri dari : Nama mata kuliah, Kode mata kuliah, SKS, waktu untuk tiap tatap muka, TIU, TIK, Pokok bahasan, Sub pokok bahasan, Kegiatan belajar mengajar (Pendahuluan, Inti Penyajian dan Penutup), Bentuk Evaluasi pembelajaran dan Referensi / Acuan Bahan Bacaan bagi mahasiswa. Masing-masing dibuat per tatap muka secara rinci dan jelas.

4.      Silabus Mata Kuliah, di dalamnya berisikan : Nama mata kuliah, Semester, Bobot SKS, Nama mata kuliah prasyarat, Nama dosen pengasuh, Kompetensi dasar setiap tatap muka, Indikator belajar, Pokok bahasan & Sub pokok bahasan, Bentuk kegiatan pembelajaran, Media/alat pembelajaran, Alokasi waktu belajar, Evaluasi pembelajaran. Dibuat setiap tatap muka secara rinci dan jelas.

5.      Rencana Pembelajaran, bagian ini berisikan tentang : Kompetensi Mata kuliah, Kemampuan akhir yang diharapkan dari tiap tatap muka, Materi Pembelajaran, Indikator pembelajaran, dan Bobot nilai. Dibuat secara fokus untuk setiap tatap muka secara menyeluruh dalam satu semester.

6.      Implementasi Rencana Pembelajaran, yang berisi tentang pedoman dan acuan pelaksanaan secara terfokus untuk setiap tatap muka di kelas maupun di luar kelas, dengan berlandaskan pada : Standar kompetensi, Kompetensi dasar, Alokasi waktu pembelajaran, Indikator pembelajaran, Materi pokok per tatap muka, serta Langkah pembelajaran yang terdiri dari : Kegiatan pendahuluan, Kegiatan Inti Pembelajaran, dan Kegiatan penutup, termasuk model/bentuk penilaian.

7.      Evaluasi Proses Pembelajaran, mencakup dan melakukan proses penilaian tentang dosen yang mengajar mata kuliah yang dilakukan oleh peserta didik/mahasiswa mengenai : Kemampuan dosen dalam menyampaikan materi perkuliahan, Kemampuan dosen dalam menerapkan strategi perkuliahan, Kinerja dosen di kelas, serta Kesan mahasiswa terhadap dosen dalam menyajikan materi kuliah secara umum. Evaluasi dilakukan setiap menjelang UTS dan menjelang UAS.

8.      Materi Perkuliahan dengan format power point sejumlah 14 tatap muka, yang berisi pokok bahasan dan sub pokok bahasan termasuk penjelasan-penjelasan tiap sub pokok bahasan setiap tatap muka, materi perkuliahan ini harus di update setiap tahun di awal semester agar sesuai dengan perkembangan teori, perkembangan terapan dan kemutakhiran bahasan sesuai perkembangan ilmu yang melingkupinya.

Dengan dipenuhinya delapan unsur di atas, berarti seorang dosen telah secara sadar ( secara penuh tanggungjawab) melakukan persiapan secara profesional untuk mata kuliah yang diasuhnya. Mengingat paradigma baru proses pembelajaran adalah mahasiswa bukan lagi dianggap sebagai obyek tetapi dianggap sebagai subyek dalam pelaksanaan tatap muka di kelas, dosen hanya bertindak sebagai fasilitator pada kegiatan pembelajaran yang dilaksanakan. Interaksi antara sesama peserta didik/mahasiswa diharapkan mampu menghidupkan atmosfir kegiatan belajar dikelas, melalui belajar kelompok (Group Discussion), yang tentunya akan mampu memberikan hasil yang lebih baik kepada mahasiswa dalam menempuh studi pada umumnya dan dalam menempuh mata kuliah pada khususnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar