Kamis, 13 Januari 2022

DAMPAK PEMBELAJARAN ONLINE (DARING) YANG POSITIF SECARA LUAS

Negara kita bahkan negara di dunia hingga sekarang masih diterpa Pandemi Covid 19 beserta mutasi virusnya, pandemi ini telah membatasi aktivitas seluruh individu di seluruh dunia. Hanya yang saya bahas disini adalah khusus dalam dunia pembelajaran. Dunia pembelajaran tidak semata-mata milik mahasiswa namun yang sebenarnya adalah milik pembelajar (mahasiswa, dan masyarakat umum). Apabila disediakan metode atau alat pembelajaran online yang pas maka belajar online itu bukan dominasi mahasiswa saja namun seluruh lapisan masyarakat dapat menikmati. Sebenarnya pembelajaran online dalam bentuk pemaparan materi bentuk dan tujuan apapun, memiliki makna yang luas bagi seluruh masyarakat asalkan masyarakat menyukai dunia pembelajaran online. berbagai macam dan bentuk objek belajar dapat diperkenalkan secara online (bidang formal, informal, sosial, kemasyarakatan, dunia bisnis, perdagangan, pendidikan dasar, dan masih banyak lagi). 

Khusus bidang pembelajaran di tingkat dasar hingga perguruan tinggi, model pembelajaran online dapat memicu rasa ingin tahu, rasa ingin mendalami, rasa ingin mencoba, rasa ingin membuktikan, rasa ingin menerapkan, rasa ingin eksperimen dan rasa-rasa yang lainnya (Willingness to Know, and to Do). Melalui pembelajaran daring terbuka kesempatan bagi pembelajar (mahasiswa, ibu-ibu, dan masyarakat umum) untuk mendapatkan informasi, pengetahuan, dan ilmu yang dapat diterapkan secara mandiri untuk tujuan kemanfaatan dalam hidup yaitu memberikan nilai tambah, dan nilai ekonomi bagi kehidupan masyarakat luas. Sehingga dengan model pembelajaran online, masyarakat memperoleh ketrampilan luas untuk memperbaiki taraf hidupnya di masa pandemi ini sesuai kemampuan dan kekuatan masing-masing, selama metodenya tepat maka semua pembelajaran model online sangat memberikan manfaat bagi peserta didiknya. Salah satu model pembelajaran online yang banyak digemari oleh masyarakat (dan juga mahasiswa) demikian mudah diakses melalui telepun genggam yang rata-rata sudah mengadopsi teknologi informasi yang demikian mumpuni (relevan) dimasa kini. Kondisi inilah yang membuat kemanfaatan belajar online menjadi begitu tinggi benefitnya. Dengan proses pembelajaran online, tidak terbentur lokasi, jarak, waktu, tenaga dan tentunya biaya. Apapun yang diperoleh melalui contoh Youtube dapat menjadi inspirasi, munculnya ide/gagasan, atau filling bagi seseorang untuk dapat menerapkannya selama dianggap materi yang dipaparkan di Youtube tersebut memiliki manfaat bagi individu. Contoh lain, bagi mahasiswa yang sedang menempuh studi di Indonesia dapat mengikuti pembelajaran yang sumbernya dari ahli yang berada di luar negeri dalam upaya menekuni dan mendalami sebuah materi atau objek atau konsten yang mampu memberikan nilai ekonomi dalam menunjang nilai hidup seseorang. Contoh: seseorang ibu rutin mengikuti tayangan Youtube tentang resep masakan, dalam waktu seminggu ibu tersebut mencoba resep tersebut dan ternyata berhasil atau disukai oleh rang lain hasil praktek/karya ibu tadi, akhirnya ibu tersebut memberanikan membuka usaha kuliner, baik di rumahnya sendiri dan di lokasi lain untuk memperoleh sumber pendapatan/penghasilan guna menopang kebutuhan hidupnya. Ini sesuatu yang remeh bagi orang lain namun sangat bermanfaat bagi ibu tersebut untuk meningkatkan taraf ekonomi keluarga. Disinilah awalnya muncul usaha kuliner yang sekarang menjamur dimana-mana baik dijual secara langsung atau akhirnya masuk layanan pesan antar yang ditopang oleh GrabFood atau GoFood. Terciptalah sebuah ikatan (network) Input-Proses-Output antara penjual dan pembeli dengan interveningnya (perantaranya) adalah layanan GrabFood atau GoFood. Melalui siklus kecil ini ekonomi ditingkat lapisan masyarakat paling bawah sudah berjalan dengan baik dan menjadi meriah. Mengapa?? ya karena di satu sisi seseorang dapat menjual sesuatu, disisi lain ada lapisan masyarakat yang merasa kebutuhannya terpenuhi, serta disisi lain lagi seseorang merasa mendapat pekerjaan melalui kemunculan network tersebut, yaitu bisa mengantar pesanan ke mana-mana untuk melayani pembeli. Ini sebuah contoh kecil yang memunculkan ikatan ekonomi yang sangat menarik.

Dalam bidang pendidikan tinggi, seorang mahasiswa yang sedang kuliah dikampus A, dapat mengikuti materi pembelajaran di kampus B yang jaraknya demikian jauh ribuan kilometer dengan mudah dan senang. Ilmu yang diperolehnya kemudian dipraktekkan (hanya dibimbing oleh sebuah tutorial yang telah dipersiapkan sedemikian rupa). Mahasiswa mendapat ilmu, mendapat mafaat dan mendapat nilai ekonomi jika yang dia praktekkan tersebut mampu dia jual. Mahasiswa selain mendapatkan ilmu terapan yang sudah berhasil dia coba/praktekkan, dia juga mendapat nilai ekonomi berupa penghasilan. Seorang bapak yang awalnya seorang pengangguran tanpa penghasilan, melalui tayangan Youtube dia mengikuti sebuah pembelajaran bagaimana memnafaatkan benda-benda bekas, lalu dicobanya pelan-pelan, hasilnya mulai muncul dan memiliki nilai dan daya seni, dipajang di depan rumahnya kemudian ada yang bertanya dan menawar, dan laku terjual. Melihat kondisi ini, si bapak menjadi lebih termotivasi, bersemangat untuk mencoba membuat karya lain yang lebih berbeda dari karya sebelumnya, terus dia jalankan dan lakukan dan akhirnya dia memiliki sebuah usaha yang dijalankan dirumah. Kemudian direkam semua karyannya menggunakan telepun genggam dan dia unggah di Youtube, mulailah banjir pesanan. Sebuah luaran yang luar biasa dibidang ekonomi. Padahal awalnya bapak ini seorang pengangguran yang tanpa penghasilan. Roda ekonomi secara mikro adalah jika seseorang membuat sebuah karya, kemudian disukai oleh orang lain, kemudian terjadi tawar-menawar lalu tercipta transaksi, selanjutnya terjadi jual-beli. Inilah namanya daya guna pembelajaran daring/online melalui Youtube. Banyak kisah yang terjadi hanya melalui Youtube dan tidak dapat diceritakan satu-persatu. 

Terima Kasih dan Salam Sukses..Bagi Semua..💓🙏

Tidak ada komentar:

Posting Komentar